Temukan solusi team building kreatif di sini, konsultasikan sekarang! Lihat info

PLN Indonesia - Jambore PLN Muda

Jambore PLN Muda merupakan pelatihan yang dibuat khusus untuk membantu para PLN Muda untuk memberikan kesempatan berkontribusi melalui inovasi, meningkatkan engagement antar pegawai milenial PLN untuk meminimalisir mentalitas silo.

image

Kepuasan peserta terhadap training ini:

5,5/6

Customer Satisfaction

5,6/6

Trainer Satisfaction

Training

Corporate Event

Games

24 Hours Challenge

Hero's Stories

Customer Satisfaction

Klien memberikan nilai 5,5 dari skala 6 yang berarti sangat puas dengan keseluruhan training ini

Trainer Satisfaction

Klien memberikan nilai 5,6 dari skala 6 yang berarti sangat puas dengan trainer kami

"INTAN MAULIDIANI - "To do extra miles, pantang menyerah, gagal coba lagi, gagal cari lagi banyak caranya, sukses bukan sendiri tapi bersama sama"."

Sekilas Tentang Jambore PLN Muda

Jambore PLN Muda adalah pelatihan yang ditujukan untuk membantu pegawai milenial di PLN. Tujuannya adalah memberikan kesempatan kepada mereka untuk berkontribusi melalui inovasi, meningkatkan engagement antar sesama milenial untuk mengatasi mentalitas silo, dan menciptakan kultur kerja yang kolaboratif dan produktif.

Program ini dirancang untuk memberikan kesempatan berkreasi serta berkontribusi untuk menyalurkan kreativitas, sekaligus memenuhi keinginan dalam membawa perubahan. Selain itu, pelatihan ini juga fokus pada pengembangan kemampuan pegawai milenial dalam bekerja dan mendukung karier mereka, dengan penekanan pada pengembangan pribadi yang tangguh.

Tantangan Yang Dihadapi PLN

1. Mengatasi Mentalitas Silo

Meminimalisir mentalitas silo (pemikiran yang terpaku pada departemen atau kelompok tertentu) dapat menjadi tantangan, karena hal ini memerlukan perubahan sikap dan perilaku dari peserta pelatihan.

2. Menciptakan Kultur Kerja yang Kolaboratif

Mengubah kultur kerja yang mungkin telah tertanam dalam pola lama menjadi kultur kerja yang kolaboratif memerlukan waktu dan upaya yang signifikan.

3. Pengelolaan Harapan dan Keinginan Peserta

Menyelaraskan keinginan dan harapan peserta dengan tujuan dan cakupan program dapat menjadi tantangan, mengingat keberagaman tujuan dan harapan di antara generasi milenial.

4. Penyesuaian dengan Perubahan dalam Dunia Kerja

Program ini diarahkan untuk memberikan kesempatan bagi milenial untuk berkontribusi dan membawa perubahan. Menyesuaikan peserta dengan perubahan dalam dunia kerja dan mengajarkan keterampilan yang relevan dapat menjadi tantangan tersendiri.

Jawaban yang Diberikan Oleh Squadgames

1. Perbedaan Karakter Generasi Milenial:

Lakukan penelitian atau kajian lebih lanjut tentang karakteristik generasi milenial dan adopsi pendekatan yang inklusif. Diskusikan dan dorong dialog terbuka untuk memahami perspektif mereka.

2. Mengatasi Mentalitas Silo:

Sediakan aktivitas atau workshop yang dirancang khusus untuk memecah penghalang antardepartemen. Fokus pada kolaborasi lintas-fungsional untuk membangun pemahaman yang lebih baik di antara peserta.

3. Menciptakan Kultur Kerja yang Kolaboratif:

Libatkan pemimpin dan pengelola dalam mendukung dan mendorong perubahan kultur kerja. Bangun kebiasaan dan norma-norma baru yang mendorong kerja sama dan kolaborasi.

4. Pengelolaan Harapan dan Keinginan Peserta:

Selenggarakan sesi pembukaan yang jelas mengenai tujuan dan ekspektasi dari program. Lakukan survei kebutuhan sebelumnya untuk memahami harapan peserta dan sesuaikan materi atau aktivitas pelatihan sesuai kebutuhan mereka.

Hasil Dari Jambore PLN Muda

1. Peningkatan Inovasi dan Kontribusi

Para PLN Muda dapat mengalami peningkatan dalam kemampuan berinovasi dan memberikan kontribusi positif terhadap perusahaan mereka setelah mengikuti pelatihan.

2. Terbentuknya Kultur Kerja Kolaboratif

Jika program berhasil, dapat terjadi perubahan dalam mentalitas silo, dengan terbentuknya kultur kerja yang lebih kolaboratif dan mendukung.

3. Peningkatan Engagement Pegawai Milenial

Para pegawai milenial di PLN mungkin mengalami peningkatan engagement dalam pekerjaan mereka, sejalan dengan tujuan program untuk meminimalisir mentalitas silo.

Lihat studi kasus lainnya